Saturday, February 26, 2011

MALAM PERTAMA

Satu hal sebagai bahan renungan Kita...
Tuk merenungkan indahnya malam pertama
Tapi bukan malam penuh kenikmatan duniawi semata-mata
Bukan malam pertama masuk ke peraduan Adam Dan Hawa

Justeru malam pertama perkawinan kita dengan Sang Maut
Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak saudara

Bermulanya
Pada saat itu... mempelai sangat dimanjakan
Mandipun... harus dimandikan
Seluruh badan Kita terbuka....
Tak ada sehelai benangpun menutupinya...
Tak ada sedikitpun rasa malu...
Seluruh badan digosok dan dibersihkan
Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan
Bahkan lubang-lubang itupun ditutupi kapas putih...

Itulah sosok Kita...
Itulah jasad Kita waktu itu

Setelah dimandikan...
Kitapun dipakaikan gaun cantik berwarna putih
Kain itu. . . jarang orang memakainya...
Kerana sangat terkenal bernama Kafan
Wangian ditaburkan kebaju Kita...
Bahagian kepala... badan... dan kaki diikatkan
Tataplah... tataplah... itulah wajah Kita
Keranda pelaminan... langsung disiapkan
Pengantin bersanding sendirian...

Mempelai diarak keliling kampung yang dihadiri tetangga
Menuju istana keabadian sebagai simbol asal usul
Kita diiringi langkah longlai seluruh keluarga
Serta rasa haru para handai taulan
Gamelan syahdu bersyairkan azan dan kalimah zikir
Akad nikahnya bacaan talkin...
Berwalikan liang lahat..
Bersaksikan nisan-nisan... yang telah tiba duluan
Siraman air mawar.. pengantar akhir kerinduan
Dan akhirnya... tiba masa pengantin...
Menunggu dan ditinggal sendirian,
Tuk mempertanggungjawab kan seluruh langkah kehidupan

Malam pertama yang indah atau meresahkan...
Ditemani rayap-rayap dan cacing tanah
Di kamar bertilamkan tanah...

Dan ketika 7 langkah telah pergi...
Sang Malaikat lalu bertanya...
Kita tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur...
Ataukah Kita akan memperoleh Siksa Kubur.....
Kita tak tahu...Dan tak seorangpun yang tahu...


Pula/san : SEMUA orang akan merasainyer...

ASSALAMMUALAIKUM... :I


0 Ngutukan n Pujian::